Mengenal Jenis – Jenis Crowdfunding di Indonesia

Mengenal Jenis – Jenis Crowdfunding di Indonesia

Jika saat ini kamu ingin mendapatkan tambahan modal dalam jumlah besar, crowdfunding bisa menjadi solusi yang tepat. Banyak sekali pebisnis yang baru merintis akan memanfaatkan dana dari platform pendanaan ini supaya bisa menjalankan usaha atau bisnisnya. Kita semua tahu, dalam dunia usaha jika modal yang dimiliki tidak cukup tentu sulit untuk melakukan ekspansi bisnis.

Padahal tidak ada satupun pengusaha yang mau jika usahanya hanya bertahan di situ-situ saja. Jadi jika kamu ingin mengembangkan bisnis yang tengah kamu jalankan, maka kamu harus dapatkan tambahan modal. Dengan modal yang banyak, ide dan inovasi yang ingin kamu lakukan bisa berjalan dan kamu juga pastinya akan mendapatkan bisnis yang semakin maju dan berkembang.

Jika kamu ingin mendapatkan dana dari sistem permodalan seperti ini, kamu tidak perlu takut ataupun bingung. Karena semuanya akan dijembatani oleh platform yang akan mempertemukan pengusaha yang membutuhkan modal dengan investor yang memiliki modal lebih. Kamu hanya perlu meyakinkan para investor agar mereka mau menanamkan sejumlah modalnya pada usaha yang kamu jalankan.

Untuk kamu yang ingin menggunakan platform crowdfunding Indonesia, apakah kamu sudah tahu sistemnya? Jadi dalam skema permodalan ini, setelah ada usaha yang menarik untuk dibantu maka investor akan bersama-sama mengumpulkan dana. Biasanya, kegiatan ini akan dilakukan dengan sistem online. jadi semuanya berjalan dengan serba maju dan praktis.

Biasanya untuk dananya sudah ditentukan dari awal. Dan sumber dana berasal dari masyarakat global. Jadi siapapun orang yang ingin memberikan modal untuk para pelaku usaha bisa melakukannya di platform ini. Dan jangka waktunya sendiri umumnya sekitar 30 hingga 60 hari. Pengumpulan dana dilakukan secara online sehingga siapapun bisa melakukannya.

Sistem permodalan dengan skema ini punya banyak jenisnya. Jenis yang pertama adalah dalam bentuk donasi jadi nantinya dilakukan penggalangan dana tapi tidak ada pengembalian uang yang sudah diberikan. Penggalangan dana dengan sistem ini tujuannya adalah untuk membantu korban bencana alam, medis dan lain sebagainya.

Kemudian ada jenis permodalan berbasis hadiah. Jadi ini bentuknya sama seperti donasi dan tidak ada pengembalian dana yang akan dilakukan. Tapi investor akan mendapatkan kompensasi berupa hadiah.

Dan terakhir adalah equity crowdfunding jadi untuk jenis ini, kompensasi atas peminjaman dana yang dilakukan adalah dengan memberikan kepemilikan saham pada sebuah perusahaan. Banyak orang tertarik untuk melakukan penanaman modal melalui sistem ini karena jauh lebih menguntungkan.

Tapi sayangnya, untuk kamu yang ingin menggunakan platform ini sebagai tempat untuk menanamkan modal, risikonya sangat tinggi. Karena tidak ada perjanjian yang mengikat sehingga uang yang sudah kamu keluarkan tidak begitu pasti apakah akan kembali atau tidak.

Jika kamu ingin menanamkan modal ke para pelaku usaha, kamu bisa beralih ke sistem peer to peer lending Amartha. Karena p2p Lending Amartha adalah platform pembiayaan yang jauh lebih aman dan terpercaya. Jadi bagi kamu yang ingin mengembangkan dana yang ada, kamu bisa bergabung dengan Amartha dan dapatkan keuntungan hingga 15% per tahun sekarang juga.

 

About the author

admin administrator

Leave a Reply